Kripik Balado Christine Hakim


Di gawangi oleh seorang wanita yang bernama asli Cheng Kim, Loei. Loei dalam bahasa China berarti: Petir, sementara Cheng berarti; Seribu, Kim berarti : Emas. Silahkan artikan sendiri arti dari total rangkaian namanya

Kenapa kemudian berubah menjadi Christine Hakim?, tentunya karena masa orde baru semua warga Negara Indonesia keturunan diminta untuk meng-Indonesiakan nama mereka, kemudian lahirlah nama ini.

Christine Hakim memulai usaha ini bersama saudari perempuannya sejak tahun 80-an, di arahkan langsung oleh sang Ibunda yang bernama Ham Fung Hai yang saat ini masih tinggal bersama beliau diusianya yang ke 101 tahun.

Christine hanyalah lulusan SD, sejak remaja dia terbiasa mengolah kripik dan menjualkannya door to door, hingga akhirnya kakak-kakaknya menikah dan masing masing melanjutkan usahanya. Menikah di usia 33 tahun, Christine terus berjuang memanfaatkan bahan dasar lokal yang ada disekitarnya untuk memproduksi Keripik Balado ini. Hingga saat ini setiap harinya usaha ini menghabiskan 1 Ton singkong, 50 kg Cabe, yang bersihnya setelah diolah akan menghasilkan sekitar 300 kg Keripik Balado siap jual. Semua masih dikerjakan dengan tangan.

Kakak-kakaknyapun masih bergerak dibisnis yang serupa, bahkan berbagai macam varian produk pun mulai dikembangkan, mereka bahu membahu untuk menjualkan produk ini ke seluruh penjuru nusantara.20162_238772759031_752799031_3156408_223724_n

One response to this post.

  1. Posted by reworewo on February 14, 2012 at 3:28 pm

    mau donk kripiknya

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: