Bikin premium rasa pertamax plus


Ada cara mudah untuk membuat Premium setara Pertamax. Cukup dicampur etanol. Sudah sering dengar etanol kan? Pastinya itu bukan dodol yang asli Garut, Jawa Barat. Tapi, sejenis cairan etil-alkohol. “Kandungan alkoholnya mencapai 99,9%,” buka H. Tjetjep Sudirman, manajerdepo dan instalasi PT Elnusa Petrofin di Plumpang, Jakarta Utara.

Etanol mudah dibuat. Rumus kimianya C2H6O. Proses pembuatannya sama seperti bikin tape atau peyeumyang juga bisa menghasilkan alkohol. Gampang kan? Etanol untuk bahan bakar biasanya dari tebu (molase) atau singkong.

Campuran antara etanol dengan Premium itu kalau di SPBU biasa disebut Bio Premium. Kata Bio itu berasal dari etanol yang artinya hidup. Sebab etanol dibuat dari tumbuhan hidup macam tebu atau singkong.

Nah, untuk meramunya tidak perlu ngajak mbok jamu. Premium yang memiliki angka oktan 88 cukup dicampur etanol yang punya angka oktan 118. Dengan perbandingan 10% dan 90%. Dengan begitu, angka oktan menjadi (10% x 118) + (90% x 88) = 91. Angka itu mendekati Pertamax Plus yang memiliki oktan 95.

“Untuk motor harian cukup campurkan 10% etanol dengan BBM yang dipakai,” pesan pria akrab dipanggil Pak Haji ini. Lebih dari itu, oksigen dalam mesin akan berlebihan. Angka spuyer perlu dinaikkan lagi karena busi akan menjadi terlalu kering.

Jadi, jika 3 liter Premium harus dicampur dengan 300 ml etanol. Jika 1 liter etanol seharga Rp 19.000, maka 300 ml hanya sekitar Rp 1.900. Murah kan? Nah, kalau mau mendapatkan etanol secara cepat tidak perlu bikin tape dulu. Bisa belanja langsung ke toko kimia.

SETARA AVGAS
Di balap, campuran bahan bakar ini sudah dicoba langsung. Dilakoni oleh Graha Racing Team (GRT) dengan pembalap Ilham Onga. Terakhir, ngetes di event Country FDR Bank Antha Graha Speed Challenge 2008 di trek dadakan Alam Sutera Tangerang, minggu lalu.

Etanol dicampur Pertamax untuk menggantikan Bensol atau Avgas yang memiliki nilai oktan 99,5. “Terbukti mampu mendongkrak oktan Pertamak Plus hampir setara dengan Avgas,” yakin Pak Haji lagi.

Hitungannya Pertamax Plus yang punya 95 sebanyak 85% dicampur etanol yang beroktan 118 sebanyak 15%. Menjadi (85% x 95) + (15% x 118)= 98,45. Untuk lebih mendekati oktan Avgas, tinggal menambahkan kadar etanol. Gampang, murah dan juga ramah lingkungan.

Tapi ingat, motor keluaran di bawah tahun 2000 mesti lebih hati-hati. Biasanya motor itu dirancang tidak untuk diisi bensin tanpa timbel. Sedang Pertamax tidak ada timbal atau timah hitam. Sehingga dikhawatirkan dudukan klep jadi cepat rusak.

Timah hitam yang tidak ada di Pertamax itu juga punya keunggulan. yang pasti, bikin mesin lebih adem. Jadi, jika mesin lama pakai Pertamax dikhawatirkan bakal mudah jebol meski dalam jangka waktu lama.

Satu hal lagi yang mesti diperhatikan. “Karena etanol memiliki sifat melarutkan karet, sehingga bisa mengancam kekuatan sil klep,” pesan Pak Haji.

DI MANA BELI ETANOL
1. PT Sumber Kita Indah. Kawasan Industri MM 2100, Cibitung. Telepon (021) 89982903-09.
2. PT Kreatif Energy Indonesia. Sona Topaz Tower, Lt. 15, Jl. Jend Sudirman, Kav. 26, Jakarta Pusat. Telepon (021) 2506660.
3. Institut Pertania Bogor. Jl. Raya Pajajaran, Bogor. Telepon (0251) 330970.

About these ads

One response to this post.

  1. Posted by huntu on March 11, 2010 at 8:59 am

    wah musti dicoba neyh…

    thanks for info…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: